Friday, December 28, 2012

GEMA



Seorang anak kecil dan ayahnya sedang berjalan di sebuah gunung. Tiba-tiba anak itu tergelincir dan menjerit, “Aaaaaaaaahh!!!” Betapa kagetnya ia, ketika mendengar ada suara dari balik gunung, “Aaaaaahh!!!”.
Dengan penuh rasa ingin tahu, ia berteriak, “Hai siapa kau?” Ia mendengar lagi suara dari balik gunung, “Hai siapa kau?”.
Ia merasa dipermainkan dan dengan marah berteriak lagi, “Kau pengecut!!”. Seklai lagi dari balik gunung terdengar suara, “Kau pengecut!!”.
Ia lalu menengok ke ayahnya dan bertanya, “Ayah, sebenarnya apa yang terjadi?”
Ayahnya tersenyum dan berkata, “Anakku, mari perhatikan ini.”
Kemudian ia berteriak sekuat tenaga pada gunung,
“Aku mengagumimu!”
Dan suara itu menjawab,
“Aku mengagumimu!”
Sekali lagi ayahnya berteriak,
“Kau adalah sang juara!”
Suara itupun menjawab lagi,
“Kau adalah sang juara!”
Anak itu merasa heran, namun masih belum memahami. Kemudian ayahnya menjelaskan:
“Nak, orang-orang menyebutnya gema, tetapi sesungguhnya inilah yang dimaksud dengan hidup itu. Ia akan mengembalikan kepadamu apa saja yang kau lakukan dan kau katakan. Hidup ini hanyalah refleksi dari tindakan kita. Bila kau ingin mendapatkan lebih banyak cinta kasih di dunia ini, maka berikanlah cinta kasih dari hatimu. Bila kau ingin mendapatkan kebaikan dari oarng lain, maka berikanlah kebaikan dari dirimu. Hal ini berlaku pada apa saja dan semua aspek dalam hidup. Hidup akan memberikan apa yang telah kamu berikan padanya. Maka, sebenarnya hidup ini bukan suatu kebetulan. Hidup adalah pantulan dari dirimu, gema dirimu. 

Sunday, December 16, 2012

RIKUH

Rikuh
Mungkin itu salah satu kata yang tepat untuk menggambarkan suasana yang terjadi sore hari kemarin.
Penggambarannya kurang lebih begini:
Aku        : diam, menikmati suasana sore, yang biasanya bising, kini tentram
Papah     : sibuk bekerja
Mamah   : sibuk membongkar belanjaan
Tempat   : ruang tamu
Latar       : suara radio M***, lagu Bunda
Suasana saat itu enjoyed, Cuma keadaan sore hari biasa, yang berubah menjadi sore yang mengusik dalam hidup aku ini *lebay*. Ceritanya jadi gini, aku diem, luntang-lantung gitu, geje, saking ga ada kerjaan banget. Berhubung sparing partner aku lagi pada belajar, aku nyamperin dan liat barang belanjaan mamah yang bejibun, sambil ngomentarin, dan biasalah, nyoba-nyobain (for information, mamah aku punya usaha orderan baju, yang biasa dibeli sama ibu-ibu di sekolahnya ataupun rumah sekitar). Papah masih sibuk sama kerjaannya. Aku, menunggu adzan maghrib.
Suasana yang sedikit mengusik dimulai ketika radio M*** memutarkan lagu Bunda. Saat itu, radio juga kebetulan udah abis waktu programnya, dan berinisiatif untuk memutarkan lagu bunda. Nah, setelah lagu Bunda diputer, ada perasaan yang aneh banget dalam hati. Biasanya kalo denger lagu Bunda di kamar, sendirian, efeknya cuma bikin aku sedih, inget jasa-jasa mamah aku yang emang saying sama aku. Tapi kalo lagunya udah lewat, biasanya udah deh lupa. Nah, ini situasinya adalah, aku dengerin lagu bunda sama mamah, yang aku sedihin. Kebayang dong, gimana saltingnya aku..
Naaah, di tengah-tengah lagu, mamah aku ngomong sesuatu tentang nenek aku, yang bikin aku makin salting. Disatu sisi, aku pengeeeeeeeeeeeen banget bilang aku sayang mamah, aku cinta mamah, mamah adalah hidupku dan blab la bla. Tapiiii yang bikin aku rishi tuh aku udah gede, serasa ga pantes aja gitu masih manja-manjaan sama mamah. Adzan menyelamatkan aku dari situasi ke-saltingan aku. Aku pun pergi, ninggalin mamah dan radio yang masih mengalunkan lagu Bunda.
Kejadian sore itu, masih kebayang di pikiran aku. Kenapa salting? Kenapa harus mamah? Kenapa kondisinya kaya gini? Kenapa aku ga berani? Jutaan pertanyaan (sebenernya ga sampe jutaan sih, biar enak aja nulisnya) terus menghantui benak. Ada apa? Kenapa? Daaaan, pertanyaan itu mendapat separo inspirasi pas aku baca bukunya Raditya Dika yang Manusia Setengah Salmon. Disitu diceritain nyokapnya bang Dika yang super duper cerewet dan perhatian banget, sampe pas bang Dika ke Belanda aja ditelponinnya tuh sampe berkali-kali. Naah, klimaksnya adalah ketika bang Dika nemuin kalo temennya susah banget buat ketemu ibunya karena ibunya udah meninggal. Disitu bang Dika mulai mikir dan ngerasa sedih karena udah nyia-nyiain perhatian ibunya, padahal temennya susah banget buat melepaskan rasa rindu sama ibunya.
Berangkat dari kejadian itu, aku mulai mikir, kenapa semakin besar aku bukannya semakin bersyukur masih punya mamah yang perhatian dan sayang sama aku. Kenapa makin besar malah semakin malu buat ungkapin rasa sayang aku. Padahal semakin besar sebenarnya semakin sebentar dan semakin sedikit juga kesempatan kita buat ngucapin rasa terima kasih kita buat mamah. Ahhh nyesel banget aku ngelewatin momen sore itu. Padahal, kapan lagi aku bisa bilang kalo aku sayang banget sama mamah kalo bukan dari sekarang? Penyesalan emang selalu datang terlambat L

Monday, December 10, 2012

Introduction

Haaaaaaiii Blog baruuuu nih :D
cuma mau intorduction aja, share pengalaman-pengalaman sama sedikit ilmu, maybe all information there is useful!
oke, maybe yang pertama tentang AKU, biodata, etc.
Nama: Gina Maelani
I'm a first daughter in my family, have a sister and three brothers.
lives in Bandung, never move to other place...
love red, black, and white colour.
my favourite food is mie kocok, fried rice, lotek, and steak, a bad combination, i know
my favourite drink is mineral water and orange juice, a healthy drink!! i'm serious!!
my hobby is bike (i really really love my bicycle), cook (although some of my food never safe to eat), read (my big needed, no book, i cry), and travelling (i really love mountain, i'm a climb since 5 years. all of my aunt fall me into a mountain)
My First school in my life start in TK Persis IV Bandung, then, i continue my school in Pajagalan 31 Elementary School.
then, my junior high school continued on 25 Junior High School, and i continue my school at Bina Insan Mulia Vocational High School, in Pharmacy concentration, but i flung to Pedagogy, because i want to be a professional, extra-ordinary, and powerful teachers (amiin)
I'm study in Indonesian University of Education, and get amazing experience.
ohh, wonderful life :D
maybe this enough for you all!